Selasa, 29 November 2011

PENDIDIKAN KARAKTER TINGKAT SD

PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA

Pendidikan Karakter di Pendidikan Dasar


KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR
2011



Latar Belakang (Dasar Hukum)

UU nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Permendiknas nomor 22/2006 tentang Standar Isi, Permendiknas nomor 23/2006 tentang SKL, Inpres nomor 1/2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010 menyatakan/menghendaki/memerintahkan pengembangan karakter peserta didik melalui pendidikan di sekolah.


UUSPN

UUSPN Pasal 3 menyebutkan Pendidikan Nasional berfungsi:
 Mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
 Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

SKL SD - SKL SMP

Lulusan SD memiliki kompetensi-kompetensi berikut:
 Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak;
 Mengenal kekurangan dan kelebihan diri-sendiri;
 Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya;
 Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya;
 Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif;
 Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif, dengan bimbingan guru/pendidik;
 Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan meyadari potensinya;
 Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari;
 Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar;
 Menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan;
 Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia;
 Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal;
 Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang;
 Berkomunikasi secara jelas dan santun;
 Bekerja sama dalam kelompok, tolong menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya;
 Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis
 Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis dan berhitung .



Lulusan SMP memiliki kompetensi-kompetensi berikut:
 Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja;
 Memahami kekurangan dan kelebihan diri-sendiri;
 Menunjukkan sikap percaya diri;
 Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas;
 Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional;
 Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara logis, kritis, dan kreatif;
 Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif;
 Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya;
 Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari;
 Mendeskripsikan gejala alam dan sosial;
 Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab;
 Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia;
 Menghargai karya seni dan budaya nasional;
 Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya;
 Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang dengan baik;
 Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun;
 Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat; Menghargai adanya perbedaan pendapat;
 Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana;
 Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sederhana;
 Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan menengah;
 Memiliki jiwa kewirausahaan


SK/KD SELURUH MAPEL SD + SMP
SK/KD memuat nilai-nilai:

 religiusitas
 kejujuran
 toleransi
 disiplin
 kerja keras
 kreativitas
 kemandirian
 demokratis
 rasa ingin tahu
 semangat kebangsaan
 cinta tanah air
 menghargai prestasi
 bersahabat/komunikatif
 cinta damai
 senang membaca
 peduli sosial
 peduli lingkungan
 tanggung jawab



INPRES NOMOR 1 TAHUN 2010

Bidang Pendidikan: Penguatan metodologi dan kurikulum
 Penyempurnaan kurikulum dan metode pembelajaran aktif berdasarkan nilai-nilai budaya bangsa untuk membentuk daya saing dan karakter Bangsa.
 Terselenggaranya uji coba kurikulum dan metode pembelajaran aktif berdasarkan nilai-
nilai budaya bangsa untuk membentuk daya saing dan karakter bangsa.
Pengertian Karakter dan Pendidikan Karakter

 Karakter adalah perilaku yang dilandasi oleh nilai-nilai berdasarkan norma agama, kebudayaan, hukum/konstitusi, adat istiadat, dan estetika.
 Pendidikan karakter adalah upaya yang terencana untuk menjadikan peserta didik mengenal, peduli dan menginternalisasi nilai-nilai sehingga peserta didik berperilaku sebagai insan kamil.


Tujuan Pendidikan Karakter

 Meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah melalui pembentukan karakter peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang, sesuai standar kompetensi lulusan.


Sasaran

 Seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia.
 Semua warga sekolah, terutama para peserta didik sebagai prioritas utama
 Pendidik berperan sebagai teladan (ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani)


Contoh: Nilai-nilai yang Perlu Diinternalisasikan di SD & SMP


Berdasarkan nilai-nilai pada SKL, SK/KD, dan kewirausahaan: 25 butir nilai terbagi dalam 5 kelompok








Nilai Karakter dalam Hubungan Manusia dengan Tuhan

 Religiusitas


Nilai Karakter dalam Hubunganya dengan Diri Sendiri

 kejujuran
 kecerdasan
 rasa tanggung jawab
 kebersihan dan kesehatan
 kedisiplinan
 berpikir logis, kritis,
kreatif, inovatif
 ketangguhan
 keingintahuan
 cinta Ilmu
 rasa percaya-diri
 kemandirian
 keberanian mengambil resiko
 berorientasi pada tindakan
 jiwa kepemimpinan
 kerja keras



Nilai Karakter dalam Hubungan Antarmanusia

 tolong-menolong
 kesantunan
 kesaadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain
 kepatuhan pada aturan-aturan sosial
 menghargai karya dan prestasi orang lain
 demokrasi



Nilai Karakter dalam Hubungan Manusia dengan Lingkungan:

 kepedulian terhadap lingkungan



Nilai Kebangsaan:

 nasionalisme
 menghargai keberagaman


Nilai-nilai Basis Pengembangan Karakter

1. religiusitas
2. kejujuran
3. kecerdasan
4. tanggung jawab
5. kebersihan dan kesehatan
6. kedisiplinan
7. tolong-menolong
8. berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif

Catatan :
Nilai-nilai tersebut merupakan karakter yang pada tahap awal pendidikan karakter ini diprioritaskan internalisasinya, melalui semua mata pelajaran.






GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER















Contoh: Skema Pendidikan Karakter di SD & SMP






Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran Semua Mapel





Contoh : MODEL SILABUS, RPP, dan BAHAN AJAR

Untuk memfasilitasi sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter, Direktorat PSMP telah mengembangkan model-model silabus, RPP, dan bahan ajar (lihat lampiran). Selain itu juga telah dikembangkan Buku Panduan bagi Guru Mata Pelajaran Menggunakan BSE untuk Pendidikan Karakter.
Pelaksanaan Pembelajaran







Evaluasi: Authentic Assessment


Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Tes Tertulis • pilihan ganda
• benar-salah
• menjodohkan • pilihan singkat
• uraian
Tes Lisan • daftar pertanyaan
Tes Kinerja • tes tulis keterampilan
• tes identifikasi • tes simulasi
• tes uji petik kerja
Penugasan individual atau kelompok • pekerjaan rumah
• proyek
Observasi • lembar observasi/lembar pengamatan
Penilaian portofolio • lembar penilaian portofolio
Jurnal • buku catatan jurnal
Penilaian diri • lembar penilaian diri/kuesioner
Penilaian antarteman • lembar penilaian antarteman


PENILAIAN KARAKTER

 MK/A: Membudaya (apabila peserta didik terus- menerus memperlihatkan secara konsisten perilaku yang dinyatakan dalam indikator )

 MB/B: Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah mulai secara konsisten memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator )


 MT/C : Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi kemunculannya belum konsisten)

 BT/D: Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator).



Contoh: Pembinaan Karakter melalui Manajemen Sekolah



































Contoh: Pembinaan Karakter melalui Kegiatan Kesiswaan

0 komentar:

Poskan Komentar

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template ALI @ SD MUHAMMADIYAH 1 NGRAMBE @2012